Pabrik Pesawat Habibie Dibangun di Batam

PT Regio Aviasi Industri (RAI) berencana membangun pabrik pesawat komersil R-80 di Batam. Rencananya, pabrik ini akan dibangun di atas lahan seluas 60 hektare di area Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Komisaris PT RAI Ilham Habibie mengatakan, sebenarnya masih terlalu dini rencana pembangunan pabrik pesawat ini diumumkan. Sebab masih banyak proses yang harus dilalui. Meski begitu, rencana pembangunan pabrik pesawat ini merupakan rencana besar yang sudah disiapkan sejak lama.

“Untuk membuat pesawatnya masih lama. Tapi kami mesti bangun pabriknya dulu,” kata Ilham usai peluncuran tower terbaru proyek Meisterstadt Batam di Batam Center, Senin (29/4/2019).

Meski begitu, Ilham mengaku saat ini pihaknya sudah kebanjiran pesanan pesawat komersil R-80. Hingga saat ini, sedikitnya sudah ada 155 unit yang dipesan oleh sejumlah maskapai penerbangan di dalam negeri. Antara lain Nam Air sebanyak 100 unit, pesanan dari Kalstar sebanyak 25 unit, Trigana Air sebanyak 20 unit, dan Aviastar sebanyak 10 unit. Pesawat R-80 ini dirancang oleh ayahnya sendiri, BJ Habibie.

Kemarin, Ilham dan BJ Habibie melihat langsung lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan pabrik di area Bandara Hang Nadim. “Kira-kira luas lahannya 60 hektare,” kata Ihlam.

Ilham mengaku memiliki banyak alasan mengapa Batam men­jadi pilihan lokasi pembangunan pabrik pesawat miliknya. Salah satunya karena Batam memiliki ketersediaan lahan yang cukup. Apalagi lahan yang tersedia berdekatan dengan area bandara.

“Kalau mau buat (pabrik) pesawat harus di dekat lapangan udara karena butuh landasan,” katanya.

Sebelum menjatuhkan pilihan ke Batam, pihaknya sudah melakukan survei ke sejumlah daerah. Di antaranya di kawasan Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat. Namun proses pengurusan lahan di sana sangat pelik. Sebab lahan di sekitar bandara tersebut sebagian besar berstatus milik warga.

Sembari menunggu persiapan pembangunan pabrik di Batam, proses pembuatan prototype R-80 masih akan dilakukan di Bandung, Jawa Barat. Ia berharap, pembangunan industri pesawat komersil di Batam ini nantinya mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Batam.

Saat ini, perekonomian Batam tertolong oleh tingginya tingkat konsumsi, terutama pola belanja konsumtif dari wiasatawan mancanegara. Ia memprediksi, tingkat konsumsi tinggi akan membantu pertumbuhan ekonomi, tapi dalam jangka panjang tidak akan cukup berkontribusi lagi.

Untuk itu, ia mendorong agar pengembangan Batam tetap berorientasi pada pembangunan industri. Terutama industri padat karya seperti MRO, industri kedirgantaraan, industri produk migas, galangan kapal, dan industri elektronik. Namun Ilham berpesan, pengembangan sektor industri harus tetap mengikuti perkembangan zaman.

Selain mengecek lahan yang akan dijadikan lokasi pabrik pesawat, kemarin, BJ Habibie juga meninjau kegiatan Maintenance Repair and Overhaul (MRO) di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim. Menurut Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, dalam kunjungannya Presiden ke-3 Indonesia itu ditemani oleh Kepala BP Batam Eddy Putra Irwady dan Deputi BP Batam Dwi Eko Winaryo.

Selain membahas perizinan lahan untuk PT RAI, Habibie juga meminta BP Batam agar membuka seluas-luasnya kesempatan bagi perusahaan lain yang ingin membangun industri MRO di Batam. Karena ia meyakini, masa depan industri ini sangat cerah.

Habibie juga berpesan ke Kepala BP Batam untuk terus meningkatkan fasilitas yang ada di Hang Nadim. Sehingga Hang Nadim nantinya tidak hanya berfungsi sebagai bandara penumpang dan kargo saja, tapi juga sebagai pusat MRO di Indonesia bagian barat.

Sementara kalangan pengusaha di Batam menyambut baik rencana pembangunan pabrik pesawat tersebut. Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri OK Simatupang mengatakan rencana tersebut merupakan kesempatan bagus yang harus dimanfaatkan generasi muda Indonesia.

(Source : ska- batampos)

NOMOR TELEPON PENTING DI BATAM

Berikut nomor-nomor penting yang bisa bermanfaat di kemudian hari:

Taksi Bluebird (42 1234), Silvercab (461000)

Informasi : 108

Pemadam Kebakaran : 113

POLDA KEPRI 112 atau 763530
Poltabes Barelang 458110
Polsek Batu Ampar 432573
Polsek Lubukbaja 457212
Polsek Sekupang 321744
Polsek Batam Kota 463360
Polsek Nongsa 311110
Polsek Batuaji 393162
Polsek Belakangpadang 312254
Polsek Sagulung 393435
Polsek Sibeduk 736234
Polsek Bandara 479276
Buser Poltabes Barelang 081364780101
Piket Lakalantas 425636

PEMADAM KEBAKARAN
PBK Batuampar 412324
PBK Duriangkang 371560-371561
PBK Sekupang 322233
PBK Sagulung 392317
PBK Sei Panas 427466

PLN Batam 123 dan 465466
Pelayanan ATB 467111

RUMAH SAKIT
RS Otorita Batam 322122
RS Budi Kemulian 454044
RS Awal Bros 431777
RS Casa Medical Centre 371002
RS Harapan Bunda 4580808
RSUD Batam : 0778 391704
RS Otorita Batam : 0778 322121

PELABUHAN
Sekupang 322333-322039-322555
Batu Ampar 430996
Telaga Punggur 479188
Nongsa 761777
Bandar Udara Hang Nadim 761507-761414-761415