JEMBATAN BATAM-BINTAN Rp 2.7 TRILIUN

BATAM- Selain pembuatan jalan tol, BP Batam juga pernah merencanakan pembuatan jembatan yang menghubungkan Batam dengan pulau Bintan. Namun menurutnya hal ini belum dapat diwujudkan karena masalah penganggaran.

“Ada dua opsi yang bisa dipakai untuk pembuatan jembatan Batam-Bintan ini. Pertama mengacu pada aspek pembiayaan Suramadu. Model kedua diserahkan sepenuhnya ke swasta,” ujar Direktur Perencanaan Teknik BP Batam, Istono.

Jika menggunakan aspek pembiayaan seperti pembangunan jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Madura, maka pemerintah daerah harus memberikan sharing dana sebesar 20 persen dari total anggaran. Dengan rincian 5 persen dari Surabaya, 5 persen dari Madura, dan 10 persen dari pemerintah provinsinya. Sementara 80 persen lainnya diperoleh dari pemerintah pusat. “Kalau mengikuti model itu maka perlu melibatkan pemerintah daerah juga. Tapi kalau begitu akan sulit, tidak akan cukup. Opsi kedua ya diserahkan pada pihak swasta tapi dengan sistem seperti jalan tol,”akunya.

Berdasarkan penghitungan yang pernah dilakukan BP Batam, untuk membangun tiga jembatan sepanjang 6,9 kilometer perlu dana sebesar kurang lebih US$ 300 juta (Sekitar 2.7 Triliun). Ketiga jembatan tersebut menghubungkan Batam-Tanjung Sawo-Pulau Buau-Bintan.

“Kita mesti realistis. Kalau tidak bisa langsung dibuat satu jembatan, ya kita buat yang bersambung- sambung,” pungkasnya. (Laporan Kartika Kwartya, Editor: Dedy Suwadha / TribunNewsBatam)

Advertisements

One response to “JEMBATAN BATAM-BINTAN Rp 2.7 TRILIUN

  1. Law ad project ikut dunk boz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s